The Duck In action

Posted on Monday, September 29, 2008 by arylangga


-2 hari kemenangan akan tiba.

Suasana idul fitri terlihat dimana mana, apalagi kota besar seperti Jakarta ini. Sepertinya setiap sudut kota bersiap menyambut kedatangan idul fitri 1429 H. Namun suasana seperti ini membuat kita bisa menikmati keindahan Jakarta.


Dan saya pun menikamati saat ini .

Ada perasaan syukur, gembira, dan sekaligus penuh harap agar bisa bertemu dengan ramadhan lagi tahun depan.

Pagi ini saya terpesona dengan pemandangan disamping rumah (tetangga). Dan ternyata saya baru sadar bahwa tetangga saya ini mempunyai bisnis yang baru.


Kweeek..kweekkk..kewwwekk…mungkin sekitar ratusan bebek berada diatas 2 mobil kijang pick-Up, di grasi rumahnya saat ini, dan ia pun menyapa saya ;

“Pagi pak..sory ribut banget…entar lagi kok mau diantar kepasar…biasa pak tambah-tambah buat jajanan isteri ”


Saya pun berucap :

“Ngak masalah P’Gees, santai aja lagi…!”

Pak Gees kemudian menghampiri :

Oh..iya pak..bapak berminat beli atau mau join ..ini peluang yang bagus loh pak…lagian juga musiman kok..ngak selamanya kan..jadi ngak nyita waktu kantor…ya..katakanlah untuk ngabisin waktu libur aja..hee..hee….


Saya menatapnya dengan aneh :

“Heee….saya hanya pengen minta kare bebek nya aja klo udah jadi…”

HEe..p’ary…suka banget becanda..! “ balasnya.

Tapi benar loh ..serius pak ary ngak mau joint, ..ini bagus loh…kita bisa jadi team yang hebat…! Katanya lagi meyakinkan.

“Entar deh pak…saya belum tertarik kok…lagian P’Gees bisa sendiri kok..tenang aja…mungkin dilain kesempatan…” kata saya.


Setelah percakapan tersebut, Saya menggeleng kepala melihat tetangga saya itu , penuh dengan antusiasme untuk berdagang bebek yang katanya musiman dan ngak repot.


Saya sebenarnya ngak ada masalah dengan semangat wirausaha P’Gees itu namun suara para bebek itu yang membuatku sakit kepala.

Ribut terus kweeekkkk…kwekkkkkk…kweekkkkkkkkkk !!!

Dan saya juga ingin mengucapkan :

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H

SEMOGA KITA TERMASUK ORANG YANG MEMPEROLEH KEMENANGAN DAN KEFITRAHAN.

Minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin.

When someone say : YOU FAILED

Posted on by arylangga


Hati nya hancur, tatapan matanya menyatakan pemberontakan, sesekali terlihat linangan air mata di sudut kelopak mata indah miliknya. Nafasnya memburu mengisyaratkan kemarahan yang terpendam.

“Gue heran....orang itu bisa-bisanya menyalahin gue.., Kata teman saya , seorang marketing manager di sebuah perusahaan nasional di Jakarta.

“padahal sebenarnya ia sendiri yang tidak berani menghadapi gue dalam pekerjaan…!!.” lanjutnya

“sebenarnya ia sendiri yang menghalangi pekerjaan gue secara sembunyi sembunyi…(gbr :http://christopher-king.blogspot.com)

"ia sendiri yang mau gue gagal , ia sendiri yang mensabotase pekerjaan…apa ia tidak malu…ia tahu ..itu!!! ucapnya dengan nada marah.


Kemudian ia pun melanjutkan kembali ;

“Gue tau ..he is the bos..tapi ngak boleh seenaknya dong…!”

“seenaknya ngomongin orang di depan orang banyak…!”

“ nyeritain kesemua orang tentang hal itu…aneh..!”

“ Seperti semua kerusakan kantor itu disebabkan oleh gue….!”

“ heran…apasih yang dia inginkan…mempermalukan gue ato apa…!”


Masih dengan suara keras : Si BOS itu melakukan smash yang menyakitkan. Kata si BOS :

“…kamu gagal tau…!!”

“….kamu ini saya gaji…mana hasilnya..Nol besar katanya… !”

“….kamu harus bersiap saya akan memecatmu.!!”

“…kamu tidak bisa diandalkan…menyesal saya menggaji kamu..!”


Terakhir ia hanya bisa menggigit bibirnya dan tak sanggup lagi mengangkat kepala….air mata itu tumpah tak terbendung lagi.


Saya menarik nafas panjang mendengar seluruh keluhan teman saya ini.

Saya bisa merasakan keperihan yang dia alami.

Saya tahu saat ini ia tengah hancur…hancur oleh otoritas seorang leader yang tidak bertanggungjawab.

Sebab jika ia paham salah satu filosofi seorang leader : tidak ada seorang prajurit yang salah..yang salah adalah jenderalnya..

Pasti ia tidak akan melakukan hal itu. Dan parahnya lagi masih menggunakan otoritasnya untuk mempermalukan bawahannya sendiri. Ia mempertontonkan keegoisannya dengan mempermalukan orang lain.


Saya pun memberikan kepadanya selembar tissue…

“saya tahu kamu mengalami ketidak adilan”

“Saya tahu menyakitkan mendengar semua kata-kata itu..

“Dan saya tahu itu sangat keterlaluan…”

Saran saya hanya satu :

Balas…jangan biarkan kelakuannya menyebar menjadi tindakan yang superior…kataku.

Tapi bagaimana caranya : Ia kaget dan bertanya

Caranya adalah :

“tantang ia secara terbuka..”

Katakan saya mau mengerjakan pekerjaan itu sekali lagi…! kata saya

Tapi jika ia tidak mau< katanya

Katakan apa ruginya anda, toh anda akan memecat saya juga..! lanjut saya.

Tapi saya bukan orang seperti itu ! pintanya memelas.


Saya menatapnya dalam-dalam dan merasakan ketakutan dalam dirinya. Lalu saya pun berkata :

“Klo begitu bersiaplah mencari pekerjaan baru, karna seorang pemimpin yang tidak bisa meningkatkan kemampuan anggotanya sama saja dengan orang buta yang ingin menuntun orang lain menyeberang jalan.

Ia tidak dapat melihat namun punya keinginan untuk menyebrangkan orang lain. Dan kamu layak untuk mendapatkan pemimpin yang lebih baik dan diluar saja selalu ada pemimpin yang menunggu orang-orang seperti kamu.”


Tapi kedua hal itu terlalu beresiko bagi saya, apa yang mudah dan berbeda yang dapat saya lakukan tetapi tidak juga mengorbankan diri saya : SUARANYA TERDENGAR MEMELAS.

HHHEEE…!! jawaban seperti ini sudah sering saya dengar…RASA TAKUT..mengalahkan segalanya…dan membuat orang duduk manis menerima keadaan apa saja.


Ada ..dan tidak sulit ..!!!

Apa itu ? tanya dia

DON’T BLAME YOUR SELF….!! KATAKU

Apa ? sepertinya ia terkejut

Ada rona merah diwajahnya, dan saya melihat sebuah semangat baru, maka saya pun melanjutnya :


Ya ..jangan memvonis dirimu sendiri…sebenarnya jika apa yang dikatakan oleh orang itu tidak benar maka sebenarnya kamu tidak akan hancur seperti ini, apa pun kesalahan itu jika kita tidak menghukum diri kita sendiri sebenarnya malah memberi kita energi baru untuk semakin meluaskan perspektif tentang kualitas citra diri kita.”


Berapa banyak orang yang mempermalukan kita,

Berapa banyak orang yang merendahkan kita,

bahkan berapa banyak orang yang menghina kita

Tapi apakah itu membuat kita malu, terhina dan rendah????


“Kita perlu belajar untuk menerima kegagalan tapi bukan menghukum diri sendiri. Kita menerima sebagai bagian untuk memperkaya emosi pribadi kita dan belajar untuk berhenti serta melihat cara –cara baru yang dapat kita lakukan untuk perbaikan dimasa depan.”

“Kata kuncinya adalah : menerima kegagalan, tidak menghukum diri sendiri, belajar pengetahuan baru, bertindak kembali, dan membuka diri.


Dan jika kemudian hari masih ada orang yang mengatakan : ANDA GAGAL/KALAH…tatap matanya dan jabat tangan orang itu sambil tersenyum dan katakan : oke hari ini aku kalah, tapi nanti -..esok hari sayalah PEMENANGNYA>>”

Dan itulah yang menjadi bahan refleksi kita hari ini.

simple and easy

Posted on Friday, September 26, 2008 by arylangga

Beberapa hari yang lalu saya menemui seorang kawan, yang menceritakan pengalamannya tentang bagaimana ia menghadapi seorang bos yang sangat “cerewet” dan selalu menganggap anak buahnya salah.

Sampai teman saya beranggapan : Kok bisa dia menjadi bos ?, apa kelebihannya ?


Walhasil teman saya ini kehilangan semangat bekerja dan mungkin bukan cuma dia saja yang merasakan hal itu, hampir-hampir semua teman sekantor merasakan hal itu.


Lalu saya kemudian menanyakan : lalu apa yang terjadi ?

Emmm..pokoknya menjengkelkan..semuanya serba sesak…maunya pengen cepat pulang….!!” katanya.


(gbr: http://www.thegreenhead.com/)


Saya pun tersenyum dan beberapa saat kemudian kami semua sudah tertawa terbahak-bahak cerita ngalur ngidul tentang apa saja dan melupakan si BOS.


Dan diakhir pertemuan saya mengatakan :

bagaimana, kamu rasain ngak perbedaanya…”

Teman saya bingung , : maksudnya ?”

“Yaa..itu…pembicaraan kita, gampang kan tentang bos kamu, kita cukup bicara yang kita inginkan dan melupakannya….jadi simple saya katakan : “LUPAIN”…oke….” Kata saya

Benar juga bro, kata teman saya. “simple and easy “….


Hee…hee….Jangan jadikan sesuatu yang mengganggu itu merubah kualitas hidup yang kita rasakan, mungkin juga 1 menit, 2 menit, sebulan, atau setahun kita sudah tidak mengingatnya lagi.

Jadi buat apa kita membiarkan masalah itu menjadi Monster yang merusak kualitas kehidupan kita.


Yang paling penting adalah bagaimana dan apa yang kita inginkan untuk kualitas hidup kita dimasa depan.

Dan saya kira itulah refleksi kita hari ini.

Message from Chookies

Posted on Thursday, September 25, 2008 by arylangga

Saat seperti ini (-7 lebaran) , para ibu-ibu dan isteri-isteri sudah menjerit … "…pa….mana…thrnya ..mau buat kue nih..!!" dan para suami...hanya tersenyum nakal..(he…he…), menggoda: "…udah tenang aja…entar tetangga dengar lagi..malu…hee..ehhh…"


Tapi kejadian ini tidak seperti itu, kejadian ini menceritakan tentang sebuah cookies (kue) yang membawa pertemuan pada dua orang yang berseteru namun saling “merindukan”

Pertemuan ini menjadi moment dimana gugurnya egoisme diantara dua individu yang sangat berbeda.

Ya, pertemuan ini kembali menghangatkan tentang indahnya sebuah jalinan kerjasama.

(gbr dari :http://www.bfeedme.com)


Cerita itu berasal dari teman saya , sebut saja Wisnu, salah seorang managing director suatu perusahaan konsultan di Jakarta.

Lucunya ia memiliki seorang sopir (Ujang), yang bekerja untuknya sudah sekian lama (6 tahun),

Namun kerjasama itu terhenti ketika suatu hari sang sopir menyatakan sikapnya bahwa ia sudah capek dan ingin berhenti . dengan alasan simple, bahwa kawan saya ini tidak memperhatikan jam kerja yang begitu besar, sehingga si sopir merasa keletihan dan sering merasa sakit.

Dan tahu apa merupakan momentum sopir ini berhenti : adalah ketika sopir ini sedang mengantarkan cookies kepada klien sebagai parcel lebaran.


Nah pada saat menjelang hari lebaran ini, seperti biasanya Wisnu ingin mengirim beberapa cookies kepada kliennya. Tiba-tiba ia teringat akan sopirnya yang lalu. Walau bagaimana si Sopir dan Wisnu selain hubungan atasan dan bawahan juga merupakan teman/sahabat. Sehingga boleh dikatakan bahwa kehadiran Sopirnya bagi Wisnu lebih dari seorang karyawan.

Wisnu tahu hal itu dan ia pun mengingat si Sopir disaat –saat seperti ini.

Maka Wisnu pun mengajak isterinya berdiskusi mengenai hal itu.

Wisnu : maa..ayah..teringat si Ujang..sopir kita,

Mama : iyaa..ya…sekarang dimana ia…

Wisnu : benar ma..mungkin ayah juga banyak salah ke ujang..

Mama : benar tuh..kasihan si ujang…coba deh. ..ayah hubungi lagi ..siapa tahu ujang mau balik..bilang aja..dulu..kesini..mau antar kue…

Ayah : udah..ma…mama aja yang hubungi..

Mama : ya..iya..entar mama hubungi.

Namun tiba-tiba suara HP mama berbunyi :

Mama : Halllo…siapa nih…

Penelfon : iya..bu..saya ujang…Bapak ..mau ngantar kue….

Mama menutup telp sejenak , dan menatap ayah

Mama : ayah..ujang…(seperti terkejut)

Ayah : udah panggil kesini.

Mama kembali berbicara kepada Ujang

Mama ; iya jang..kamu kesini ya…ditunggu.

Ujang : iya bu.,…secepatnya.

Telp ditutup.

Ayah : hee…hee…kok connect ya..maa..

Mama : iya iya..ujang itu udah seperti saudara sendiri..

Ayah : benar ..ayah mau..sopir ada dua , yang sekarang khusus dikantor aja, biar ujang untuk sopir keluarga, jadi dia ngak terlalu kecapaian.

Mama ; nah..gitu dong baru adil…coba dari dulu.. semua senang…

Gimana , apakah anda sudah membaca cerita itu,


Seringkali kita lupa bahwa mendengarkan adalah sebuah seni berkomunikasi.

Kita sering terjebak pada pola komunikasi yang sangat formal dan cendrung melihat orang lain sebagai lawan –yang perlu diserang, akhirnya kita menjadi reaktif dan kemudian menyebabkan orang lain terluka.


Karena itu sebagai bahan refleksi kita hari ini:

Sudahkah anda/ leader mengembangkan kebiasaan mendengarkan dengan empati didalam lingkungan kita sendiri.

Dan sudahkah anda/leader untuk belajar mengakui kesalahan dan memperbaiki kesalahan itu..?

Live STORY About ACO

Posted on Tuesday, September 23, 2008 by arylangga

Hari ini saya begitu kaget membaca gonjang-ganjing tentang RUU pornografi dan porno aksi , namun lebih kagetnya lagi saya ketika membaca di sebuah situs tentang seorang gadis yang sedang melelang keperawanannya di sebuah situs EBAY.

Sungguh bahwa dunia ini penuh dengan berbagai macam informasi dan berita , yang terkadang bisa membuat kita tersesat…..

Baiklah untuk menemukan kembali dunia kita , Saya ingin menceritakan sebuah email dari seorang kawan.

Sebuah kisah yang sangat baik untuk di jadikan pelajaran pada hari ini,

Ditengah keinginan kita untuk mengumpulkan dollar sebanyak-banyaknya…hee…hee..(Ups…becanda dong)

(gbr :http://fly4change.wordpress.com/2008/04/16/is-everything-marketing/)


Dalam emailnya dituliskan ;

saya punya seorang marketing, katakan saja ACO, ia seorang yang sangat sabar dan pekerja keras.

Saya terus terang senang dengan semangat anak itu, dan saya perhatikan dari sekian marketing baru , si ACO yang sangat menonjol . Kualitas pekerjaannya baik, disiplin pada jam kantor, target tercapai, hubungan dengan karyawan yang lain baik, dan ia senang dan mau belajar.

Sebagai Seorang supervisor, saya berusaha agar semua marketing yang ada diwilayah saya mempunyai prestasi yang baik agar mereka mendapatkan kesejahteraan dengan lebih baik.

Dan setiap ada waktu saya senantiasa memberikan motivasi atau pun berbagi pengalaman kepada sesama rekan-rekan marketing. Yang tujuannya tidak lain agar mereka dapat mengatasi permasalahan dalam bekerja.

Suatu ketika saya meminta Aco untuk mengambil uang setoran dari beberapa pelanggan. Dengan jumlah yang lumayan. Biasanya saya menugaskan kepada bagian collector untuk hal tersebut. Namun saat itu saya ingin melihat tingkat kejujuran si ACO, dan saya percaya bahwa ia tidak akan menyalah gunkan kepercayaan itu.

Jam menunjukkan pukul 4 sore , belum ada kabar dari Aco, Hand phone miliknya tidak aktif..saya mulai gelisah namun berupaya tetap tenang..!


Beberapa supervisor yang lain datang mengejek…

wah rasain loe..kabur tuh orang nye…”

“ loe..berani benar..anak baru…di suruh ngambil duit…”

“ selamat..deh..loe ..ganti tuh..duitnya..”

“ udah..lapor polisi aja loe….”


Tapi saya tetap tenang dan menolak semua omongan tersebut.

…jangan—jangan…, Tapi segera saya tepis dengan keyakinan …tidak ..saya percaya….

Tiba-tiba suara hand phone saya berbunyi..sebuah nomor asing muncul dilayar.

Ternyata suara tersebut berasal dari seorang polisi yang melaporkan bahwa si ACO sedang mengalami kecelakaan dan berada di rumah sakit.

Saya dan beberapa orang pun segera bergegas menuju rumah sakit.

Dan ternyata benar bahwa si ACO memang terbaring dengan kaki kanan patah.


Saya mendekati dan menyapanya, Ia pun melihat saya .

ACO : Pak..kesini pak….

Saya : iya CO…(saya mendekat, sepertinya ia ingin berbisik)

ACO : Pak..uangnya masih utuh ada di kantong celana saya ..dari tadi saya menjaganya….

Alangkah kagetnya saya ketika melihat kearah saku celananya dengan tangan masih didalam saku…

Ia kemudian tersenyum lalu pingsan.


Saya terharu menyaksikan semua ini, ACO menahan rasa sakitnya, tidak memperdulikan keadaan dirinya hanya untuk menjaga sebuah amanah, hanya untuk menjaga uang dikatongnya.(lumrah , biasanya ketika terjadi kecelakaan, orang –orang berkerumun termasuk para pencopet).

Sungguh sebuah sikap mental yang luar biasa dan kehendak yang tulus menjaga amanah yang diberikan.

Maka saya beserta teman-teman yang lain pun membereskannya semua persoalan rumah sakit si ACO dan akhirnya pelaku tabrakan tersebut di tangkap oleh polisi”


Apa kah anda percaya dengan cerita tersebut:
terlepas dari apakah anda percaya atau tidak, terkadang seorang leader membutuhkan sebuah intuisi yang baik untuk melihat apakah hal ini bisa dipercaya atau tidak.
dan seperti seringkali dikatakan : hanya seorang leader yang bisa melihat dan merasakan calon leader yang lainnya.


Dan sebagai bahan refleksi kita hari ini :
Apakah kita sebagai seorang leader sudah membiasakan menempatkan kepercayaan sebagai atmosfer dalam menjalankan aktifitas keseharian kita.

play this game

Posted on Monday, September 22, 2008 by arylangga


Dari dulu gw paling males ngerjaain pr (pekerjaan rumah), ngak tau kenapa, tapi memang..gw adalah murid yang paling sering dihukum karena tidak ngerjain PR sekolahan. Makanya pas dapat coment dari Chelin ..saya langsung curiga nih jangan-jangan ini guru sekolahan gue dulu…He,,,eeee

Tapi kali ini laen, gue pengen ngerjain abis..gue sekarang bukan anak sekolahan lagi..jadi udah ngak takut ama PR lagi.

Oke bro..Pr nya tentang 10 kebiasan dan fakta tentang Arylangga.

Pokoknya simak dengan baik..dan silahkan beri komentar :

  1. ary orangnya kebanyakan ide..dari dulu sering kali kepala ini pusing..kok idenya ngak pernah abis..ngalir melulu ..pusing juga kali gimana caranya ngosongin kepala biar adem gitu.
  2. ary itu orangnya suka tidur telat, karena kebanyakan mikir makanya tidurnya jadi telat, paling lambat jam 3 subuh baru bisa molor.
  3. ary itu suka sop ayam, wah ini yang paling gue suka, makan sop ayam panas-panes ..dijamin ngak bakalan ngoceh lagi.
  4. ary itu klo marah bisa kiamat..heran pembawaan marah gue ini ngak pernah bisa berhenti..apa gue termasuk darah tinggi atao tidak…
  5. ary itu, suka wanita cantik, heran juga kok gw sangat tertarik dengan yang bening-bening, dulu pernah bayangin punya kantor sendiri yang karyawannya semua perempuan, Cuma gue aja yang laki-laki sendirian…hee…eeee.
  6. ary itu ngak bisa penasaran…klo mau buat aku kelimpungan coba bikin penasaran..pasti dijamin dikejar terus.
  7. ary itu suka buku, heran ini juga dari mana dapetnya, yah…mau diapa lagi..sudah bawan orok kalie..heee…
  8. ary itu pintar ngomong..kata orang sihh..tapi emang kok…weeee…
  9. ary itu suka yang mewah-mewah…ngak tau nih apa ini baik atau buruk..tapi yang pasti gw senang aja dengan semua kemewahan…(makanya jadi orang kaya dong).
  10. ary itu suka nonton film..nah ini juga nih gw dari dulu berencana pengen jadi movie maker ..tapi belum kesampaian nih..heee..hee ..doain ya…OKe..

Nah setelah itu gw ingin agar 10 orang lagi ngerjain pr ini (please..hik..hikk) yaitu :

  1. amril arifin
  2. blogic
  3. dadang
  4. Beranda nyurian
  5. dawala
  6. nurcha
  7. Pakde
  8. Edoi
  9. nyurian
  10. reekoheek

oke selamat menikmati:

gw kutip pesan aslinya ya….:


Rulenya adalah sebagai berikut:

1. Each blogger must post these rules

2. Each blogger starts with ten random facts/habits about themselves

3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their ten things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose ten people to get tagged and list their names.

4. Don’t forget to leave them a comment telling them they’ve been tagged and to read your blog.


oke..thanks before...



grow your self

Posted on Sunday, September 21, 2008 by arylangga

(gbr dari : http://www.burning-pants.com/wp-content/uploads/2008/May/grow.jpg)

Beberapa hari yang lalu, saya menonton KickAndy , acara talk show di Metro TV, yang menampilkan Bapak Antasari, ketua KPK Indonesia.


Saya mencermati dengan seksama setiap pembicaraan yang dilakukan oleh beliau , dan saya merasa kagum dengan prinsip dan tekadnya untuk membasmi kejahatan korupsi di Indonesia.

Bahkan Kata “ Andy F. Noya”, saat ini banyak yang menginginkan kematian bapak Antasari.

Namun beliau hanya tersenyum dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah , Sang Pencipta.

Kemudian muncul tiba-tiba ide di kepala saya …mengapa kita (rakyat Indonesia) tidak memilih Antasari sebagai Presiden RI nanti.


Bukankah apa yang dilakukannya saat ini memperlihatkan hasil yang signifikan.

Bukankah saat ini yang sangat jelas progress kinerjanya adalah KPK yang dipimpin dengan beliau..

Bukankah rakyat Indonesia benar benar merasakan dampak dari korupsi yang telah bertahun tahun terjadi di Negara ini..

Bukankah saat ini KPK sesungguhnya tengah berusaha mempertahankan diri melawan para durjana (ops maaf) koruptor di bangsa ini…

Mengapa kita tidak memberi dukungan yang maksimal dari bangsa ini ..agar kekayaan dan martabat bangsa ini dapt kembali dan sejahtera bagi masyarakat.

Saya kira jika seluruh rakyat Indonesia memberi dukungan kepada Bapak Antasari melalui pemilu 2009 , maka pasti Indonesia Raya akan bersih dan kekayaan bangsa ini dapat di nikmati oleh seluruh rakyat indoneisia.


COBA anda pikirkan ..apa yang saya pikirkan ini….!!!! Dan silahkan anda berkomentar…


Oh ya ..itu tadi sekilas pengantar hari kita, dan saya ingin mengajak anda untuk menyimak sesuatu.

saya mendapat kiriman sebuah cerita/ kisah dari seseorang yang minta untuk tidak disebutkan namanya : katakana saja ia adalah kawan, Ia adalah seorang Distrik Manager di salah satu perusahaan swasta nasional yang berpusat di Jakarta.

Ada sebuah cerita menarik dari kawan ini yang disampaikan kepada saya, dan saya kira tidak adil jika saya tidak membagi cerita ini kepada seluruh rekan-rekan yang ada di Indonesia.

Dan sesungguhnya hal ini menarik untuk disimak bersama.


ia pun menuturkan :

Pada suatu ketika, ada sebuah cabang didaerah / distrik yang menjadi wilayahnya sedang mengalami masalah. Kepala cabang yang bersangkutan dipecat karena mengalami kasus yang merugikan perusahaan, dan sebelum mendapat pejabat baru, maka yang wajib untuk mengisi posisi tersebut agar roda organisasi terus berjalan adalah Distrik Manager.

Dan kemudian ia pun mulai melakukan pembenahan organisasi, yang menarik adalah ketika ia memeriksa persentasi kinerja karyawan terhadap perusahaan , ada seorang karyawan yang selama 6 bulan berada di bawah rata-rata. Ia pun heran dan segera mencari informasi apa yang terjadi dengan karyawan ini, mengapa karyawan ini tidak ada yang memperhatikan. Dari informasi kawan-kawan sekerja, sang Distrik ini mengetahui bahwa karyawan tersebut adalah seorang pekerja keras dan pantang menyerah, tak ada seorang pun yang tidak mengatakan bahwa ia adalah seorang pekerja keras.

Maka Distrik manager ini pun berkesimpulan pasti ada sesuatu yang terjadi dan ia merencanakan untuk berbicara langsung dengan karyawan tersebut.


Akhirnya mereka berdua bertemu,

Dan karyawan itu menjelaskan apa yang dialaminya.

Distrik MGr :Ada apa ..coba jelaskan kenapa di resort saudara, market yang ada tidak berkembang…!!!

Karyawan (dengan terbata-bata) : begini pak…coba bapak bayangkan resort saya itu daerah yang sangat kering, semua pesaing kita kabur dan rata-rata begitu banyak kasus dilapangan yang terjadi…dan dari dulu pak saya memberi usul agar resort ini tidak dikembangkan karena tidak ada potensi didalamnya....walaupun demikian saya masih bisa mengambil keuntungan untuk kantor sebesar…20 % dari target, itu pun dari pendapatan yang sama sekali tidak ada didaerah itu sebelumnya.

Distrik Mgr : apa…sebelum ini sama sekali tidak ada …ya…

Karyawan : ia pak…siang malam saya disana, dan mungkin jika diukur dengan standar normal …ini belum seberapa, tapi memang daerah tidak bisa maksimal.

Distrik Mgr : Jadi…saran kamu bagaimana///

Karyawan : saya ingin mengusulkan agar daerah itu ditutup , dan saya mau membuka resort baru pak..kalo perlu target saya di gandakan, dan saya bersedia..insya allah.

Distrik Mgr : Oke …saya dukung usulan kamu..dan saya ingin melihat hasilnya 6 bulan kedepan…saya percaya pada kemampuan kamu..oke..

Karyawan : Terimakasih pak…..saya tidak akan mengecewakan bapak….


Demikianlah , 3 bulan kemudian ketika sang distrik manager ini kembali kekantor pusat dan memeriksa laporan kinerja karyawan cabang yang dahulu, ia melihat nama karyawan tersebut telah duduk menjadi the big five marketing…Ia pun segera menelfon dan memberi ucapan selamat kepada karyawan tersebut.


..sungguh jelas bahwa :

Seorang leader yang baik adalah leader yang memberi seluas-luasnya kesempatan kepada anggota/karyawan untuk berkembang dan meningkatkan potensi dirinya.

Seorang leader sedapat mungkin memberikan dukungan/arah yang menjadi tolak ukur perkembangan bagi anggota/karyawan.

Dan sebagai leader reflection kita hari ini :

Sudah kah leader memberikan dukungan kepada anggota /karyawan agar berkembang dan bukan mematikan potensi anggota kita.


you are a leader..are you ?

Posted on Friday, September 19, 2008 by arylangga



(gbr : http://practicethis.com/category/kids/)


Hari ini saya mengucapkan terimakasih kepada teman baru saya : Pak Saidi (PT. Kalbe Farma, Tbk) yang mau membuka kesempatan kepada saya untuk bekerjasama dan berbagi pengalaman…sekali lagi saya ucapkan terimakasih..semoga kerjasama ini bisa langgeng dimasa-masa yang akan datang….

Selanjutnya juga saya mengucapkan terima kasih kepada Jeung lala (http://jeunglala.wordpress.com/) atas inspirasi dan pencerahaannya… semoga kita bisa menjadi sahabat dimasa depan.


Oh..ya ..saya ingin bercerita :

Beberapa hari yang lalu seorang kawan mengajak untuk bertemu disuatu café di bilangan Jakarta selatan, karena merasa sudah lama tak bertemu maka saya pun mengiyakan. Didalam hati, saya bertanya-tanya apa yang telah terjadi, sebab dari nada suaranya ia terdengar gelisah sepertinya bermasalah.


Saya teringat ketika sebulan yang lalu bertemu dengannya ia penuh dengan semangat, dan sangat bahagia. Bagaimana tidak ia baru saja mendapatkan promosi menjadi seorang branch manager disuatu perusahaan multi nasional dan ditempatkan dicabang/daerah prov. Sulawesi Utara (menado). Kota yang terkenal dengan keindahan eksotik keanekaragaman hayati laut dan daerah perdagangan.


Waktu itu ia sangat gembira sekali dan banyak bercerita tentang kesuksesan yang dilakukannya untuk memperoleh promosi tersebut, saya pun tersenyum bangga ketika itu.

Kemudian hari ini ia terdengar sangat lesu dan berada di Jakarta …sebenarnya apa yang terjadi dengan dirinya…..


Akhirnya kami pun bertemu …

Dan memang benar seperti dugaan saya, ia memiliki suatu masalah.

Sorot matanya tidak setajam seperti dahulu, suaranya terdengar lemas dan tak bergairah..

Maka saya pun mulai mengajaknya bicara .

Dengan perlahan-lahan ia menceritakan apa yang dialaminya.


Ternyata ia kejakarta karena direktur utama memanggil dia untuk membicarakan kondisi cabang yang dipimpinnya.

Ia dipanggil untuk mengkonfirmasikan beberapa surat penolakan yang dikirimkan kekantor pusat oleh karyawan cabang tersebut, dan ternyata ia sama sekali tidak mengetahui tentang hal itu.

Kemudian Ia pun menceritakan bagaimana ia mendapatkan surat kaleng yang diletakkan dimeja kerjanya yang mengatakan agar ia segera kembali kejakarta dan ia tidak di terima dicabang manado, dan itu ditulis dengan mengatas namakan karyawan.


Ditambah lagi dengan beberapa karyawan yang secara terang terangan mengatakan penolakannya atas beberapa rencana kerja yang digulirkan ketika ia melakukan rapat kerja.

Dalam bahasa sederhana ia ingin mengatakan bahwa tak ada seorang pun yang mendukungnya dikantor cabang itu. Lalu ia berkata : terus bagaimana aku bekerja dalam kondisi seperti itu ?


Saya tersenyum dan menjabat tangannya, kemudian menggangkat gelas memberikan hormat padanya…!

Tentu saja ia sedikit terheran-heran..


Siapapun kita sebagai seorang leader , mungkin pernah berhadapan dengan situasi penolakan seperti itu bahkan lebih dari itu.

Sadarkan kita bahwa kepemimpinan tidak terletak pada jabatan …

Sadarkah Kita bahwa kepemimpinan itu bukan sesuatu yang diberikan atau ditunjuk dan kemudian serta merta kita menjadi seorang pemimpin.

Sadarkah kita bahwa kepemimpinan adalah suatu proses, dimana orang mempersilahkan kita memimpin dan percaya bahwa kita mampu membawa mereka kemasa depan .

Kepemimpinan adalah citra diri yang berkembang dan dirasakan oleh orang lain dan kemudian kita pun bersedia menjadi pengikutnya.


Begitu banyak para pemimpin besar dunia, yang dahulunya mendapatkan penolakan luar biasa dari lingkungannya, bahkan mengalami sesuatu yang sangat parah dengan cara kekerasan, tapi apakah hal tersebut menghentikannya… tentu saja TIDAK…..

Apakah anda ingat cerita tentang Mahatma Gandhi, Ibunda Theresa, martin luther King, dan Nelson mandela….!

Apa yang akhirnya menjadikannya pemimpin besar dan selalu dirindukan kehadirannya oleh pengikutnya hingga saat ini ?

Sebab mereka menjunjung tinggi nilai-nilai universal, nilai yang tidak dibatasi oleh budaya apapun, seperti “ keadilan, kejujuran, integritas, kepercayaan (trust).” Prinsip-prinsip ini adalah bagaikan hukum alam yang akan terus berfungsi apakah kita mentaati atau tidak. Dan nilai-nilai inilah yang menyediakan bagi kita arah dan tujuan hidup bagi perorangan dan organisasi bagaikan batu karang yang kokoh.


Maka jika anda menghadapi penolakan ingatlah bahwa seorang pemimpin tegas pada prinsip dan fleksibel dalam hal metode..dan yakinkanlah mereka bahwa kehadiran anda adalah untuk melayani dan memberikan sesuatu yang sangat berguna bagi kehidupan mereka, dan tak ada yang dapat menghentikan anda jika menyangkut tentang kepentingan orang banyak.

Sehingga suatu saat anda dapat menjadi seorang pemimpin yang memenangkan hati semua orang dan bukan menyenangkan semua pihak.

Dan itulah yang menjadi refleksi kita hari ini.

five minute ..oke

Posted on Wednesday, September 17, 2008 by arylangga

(gbr:http://www.treehugger.com/files/2008/06/bush-admin-return-to-sender.php)

Asyik sekali menikmati sore yang temaram, menanti waktu berbuka puasa…klo saja saya bisa melukiskan perasaan damai dihati ..tentu saja sebuah kalimat tidak dapat merangkainya..namun jauh di balik itu yang ada, adalah kata syukur kepada Sang Pencipta atas semua limpahan kasih sayang yang diberikan kepada kita.


Baiklah rekan-rekan..disela kesibukan kita hari ini saya ingin berbagi tentang sebuah cerita yang mungkin saja berguna bagi kita semua.

Hari ini saya mendengarkan celoteh beberapa teman yang merasa jengkel karena ada seorang dikantor dia , yang terkena sindrom bosi (merasa sok jadi Bos) . Kerjanya hanya menyuruh dan melimpahkan tanggungjawab kepada orang lain.


Teman saya ini merasa kesal sekali:

Friend (1) : Kenapa sih…orang itu tidak tahu diri..kerjanya main perintah aja…..saya heran dengan orang itu…apa dia tidak bisa bekerja secara mandiri..tidak merepotkan orang..toh yang dia minta itu tanggungjawab dan pekerjaan dia sendiri…(ia tidak berhenti ngomel….)

Seorang teman yang lain juga ikut menimpal ..

Friend (2) : iya…dikantor saya juga lebih parah lagi…semua pekerjaan dilimpahkan kepada saya..sampai sampai tak ada seorang pun yang mau peduli..padahal sesungguhnya jika mereka tidak menunda-nunda pekerjaan ..pasti saya bisa menyelesaikan semua pekerjaan itu tepat waktu..namun karena semuanya tidak tepat waktu..akhirnya finishing itu jadi terlambat…dan saya yang kena batunya..harus lembur non stop (teman ini kerjanya adalah design/layout program).

Kemudian seorang teman lagi menambahkan ;

Friend (3) ; wah..ternyata sama …dikantor saya juga kebanyakan perintah..akhirnya kita bingung..tugas yang satu belum selesai..datang lagi instruksi yang baru..alhasil kita tidak pernah jadi maksimal..terlalu banyak yang sok tahu…repot ya kita ini yang ada dibawah….


Saya hanya bisa tersenyum mendengarkan semua itu, dan kemudian kami pun semua tertawa..(heee…hheee), sambil menikmati suara bedug pertanda berbuka puasa…..

Yes ..saya kembali lagi ..

Saya ingin katakan berikan lah 5 menit waktu anda (just five minute).

Untuk apa ? anda pasti bertanya…


Untuk karyawan/ anggota anda..

Untuk mendengarkan mereka, untuk berkomunikasi dengan mereka,

Tentang apa yang mereka rasakan, apa yang mereka keluhkan, dan apa yang mereka inginkan.

Mereka akan bisa dengan baik membedakan apakah itu hanya sekedar berbasa basi atau keluar dari hati anda yang tulus.


Kenapa ? karena mereka yang berada “dibawah” memiliki ketajaman/ sense untuk merasakan keadaan apa yang sedang terjadi.

Pernahkah anda melihat tanaman putri malu…? Rangsangan sekecil apa pun ia akan menutup daunnya. Seperti itulah ketajaman /naluri mereka.

Cobalah anda tanyakan ….

Cobalah anda minta…..

Cobalah anda untuk berdialog…

Dan anda akan melihat hasil yang sangat berbeda….

Bukankah seorang leader yang baik jika kehadirannya menjadi sesuatu yang senantiasa diinginkan oleh semua tim yang ada?

Dan itulah yang menjadi bahan leader reflection kita hari ini.

Mr. Jeff Bezos..teach me please…

Posted on Monday, September 15, 2008 by arylangga

Wow ..wonderfull live….!!

saya begitu berenergi hari ini..dan saya begitu penasaran apa yang di buat oleh alam semesta untukku….(hee..he…).

Hari ini, saya membayangkan bisa minum kopi bersama Jeff Bezos (tentunya setelah bedug magrib..Loh..) , anda pasti mengenalnya ,

Yap benar sekali : beliau adalah Pendiri dari AMAZON.COM , Man of the year- majalah TIME 1999, dan Business Week, 2001 menobatkan sebagai konglomerat perdagangan virtual.

(gambar diambil dari :web.syr.edu/~sarush/timeline.html)

Saya sangat senang berbincang dengannya dan meminta beliau untuk mengajarkan beberapa rahasia leadership dalam membangun Amazon.com, Apalagi ditambah dengan, jika Jeff Bezos mau menulis kata pengantar pada buku yang rencana saya buat dan Lunching pada januari 2009.

Oke, karena itu semua masih dalam visualisasi saya , maka saya akan mengajak rekan-rekan untuk melihat lebih dalam tentang Jeff Bezos. Bagi saya ada beberapa hal yang sangat menarik dan menggelitik ketika berbicara tentang mr, Jeff.

Sebuah buku kecil saya temukan dengan judul : dari Garasi Jeff Bezos mendirikan amazon.com. di tulis oleh Bernard Ryan, Jr- terbitan ufuk publishing House tahun 2007.


Saya mengambil beberapa cuplikan dari buku tersebut :

Jeff Bezos : “ ..membuat sesuatu yang belum pernah dilihat oleh dunia sebelumnya…”

Jeff Bezos : “ ..menjadi perusahaan dunia yang sangat berpusat pada pelanggan..”


Sudahkah anda melihatnya…

Sudahkah anda membaca kalimat tersebut..

Apakah anda dapat merasakannya…

Apakah anda dapat melihat perbedaan dengan diri kita sendiri….


Yang ingin saya katakan adalah Jeff Benzon memiliki visi yang luar biasa, sebuah visi yang sangat besar dan melampaui jaman saat itu…dan menjadi berbeda.

Dengan Visi yang besar Jeff menjadi seorang lelaki yang “besar” untuk mewujudkan impiannya itu. Dan Jeff melakukan itu dengan menjadi dan berfokus pada keinginan untuk melayani, keinginan untuk memenuhi seluruh pelanggan di Dunia. DAN DUNIA Pun menyediakannya untuknya…

Namun yang hendak saya katakan adalah seorang yang Hebat seperti Jeff pun memiliki seorang mentor dalam menjalankan bisnisnya, seseorang yang dianggap dapat memberikan pencerahan-pencerahan, kearifan, dan kelimpahan dalam alam berfikir, seorang yang bisa memberikan tempat untuk menggali khasanah berfikir, dan seorang yang dapat melecut kita dengan ide-ide brilyan.


Carilah mentor anda, jika anda ingin sukses..

belajar, berbuat, gagal , berbuat lagi, coba lagi, cari mentor baru, berbuat lagi, gagal, berbuat lagi, coba lagi…..Hingga anda akan melihat kilasan masa depan yang anda inginkan….dan mewujudkannya

Dan sebagai bahan refleksi kita di awal pekan ini :
Sudahkah anda sebagai leader memiliki mentor sebagai sumber pengetahuan dan aliansi moral dalam memimpin di lingkungan kita