simple and easy

Posted on Friday, September 26, 2008 by arylangga

Beberapa hari yang lalu saya menemui seorang kawan, yang menceritakan pengalamannya tentang bagaimana ia menghadapi seorang bos yang sangat “cerewet” dan selalu menganggap anak buahnya salah.

Sampai teman saya beranggapan : Kok bisa dia menjadi bos ?, apa kelebihannya ?


Walhasil teman saya ini kehilangan semangat bekerja dan mungkin bukan cuma dia saja yang merasakan hal itu, hampir-hampir semua teman sekantor merasakan hal itu.


Lalu saya kemudian menanyakan : lalu apa yang terjadi ?

Emmm..pokoknya menjengkelkan..semuanya serba sesak…maunya pengen cepat pulang….!!” katanya.


(gbr: http://www.thegreenhead.com/)


Saya pun tersenyum dan beberapa saat kemudian kami semua sudah tertawa terbahak-bahak cerita ngalur ngidul tentang apa saja dan melupakan si BOS.


Dan diakhir pertemuan saya mengatakan :

bagaimana, kamu rasain ngak perbedaanya…”

Teman saya bingung , : maksudnya ?”

“Yaa..itu…pembicaraan kita, gampang kan tentang bos kamu, kita cukup bicara yang kita inginkan dan melupakannya….jadi simple saya katakan : “LUPAIN”…oke….” Kata saya

Benar juga bro, kata teman saya. “simple and easy “….


Hee…hee….Jangan jadikan sesuatu yang mengganggu itu merubah kualitas hidup yang kita rasakan, mungkin juga 1 menit, 2 menit, sebulan, atau setahun kita sudah tidak mengingatnya lagi.

Jadi buat apa kita membiarkan masalah itu menjadi Monster yang merusak kualitas kehidupan kita.


Yang paling penting adalah bagaimana dan apa yang kita inginkan untuk kualitas hidup kita dimasa depan.

Dan saya kira itulah refleksi kita hari ini.

Emiko said...

Enak ya kalau bisa cepat melupakan. Dan itu yang perlu kita latih rupanya. Manuver waktu dengan melupakan.